Sunday, 10 August 2014

Data Tidak Akurat, Usaha Prabowo dan Hatta Tidak Akan Bisa Kalahkan Jokowi dan JK






JAKARTA, Peneliti dari Centre for Strategic of International Studies (CSIS) J Kristiadi menilai pasangan calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa belum dapat mendatangkan data atau mungkin bukti akurat dalam sidang perselisihan hasil penentuan umum presiden serta wakil presiden di Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, usaha Prabowo-Hatta kurang untuk kurangi perolehan nada sampai menaklukkan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

" Jauh dari kekuatan untuk mendatangkan satu data yang akurat yang dapat kurangi perolehan kubu nomer dua. Misal kata seluruhnya anggapan itu benar, itu juga kurang untuk kurangi jumlah nada perolehan Pak Jokowi-JK hingga jadi kalah, " kata Kristiadi, Sabtu (9/8/2014), di Jakarta.

Kristiadi menilai kubu Prabowo-Hatta seakan mengakal-akali kemustahilannya untuk membalikkan situasi. " Bakal merubah takdir. Menurut saya, sangatlah susah bila cuma dengan tokoh-tokoh seperti itu. Ya, apapun, terlebih bila telah dibedah, " katanya.

Menurut Kristiadi, hal yang utama disoroti sekarang ini tidaklah sistem tuntutan Prabowo-Hatta di MK, tetapi bagaimana mengawasi sistem transisi pemerintahan Jokowi-JK. Ia mengimbau orang-orang mendorong serta mengoreksi apabila ada janji-janji Jokowi-Kalla yang melenceng. Satu diantara misalnya yaitu janji Jokowi untuk tunduk pada konstitusi serta rakyat.

" Ini kita kawal saat ini, jangan sempat Pak Jokowi-JK juga janganlah melenceng dari situ serta jangan sempat ada kemampuan yang transaksional, " ucapnya.

Dalam sidang ke-2 perkara perselisihan hasil pemilu presiden serta wakil presiden di Gedung MK, Jumat (8/8/2014) tempo hari, hakim konstitusi menyapa sekian kali saksi yang didatangkan tim hukum Prabowo-Hatta. Saksi-saksi itu dikira bertele-tele memberi info serta kerapkali tak esensial dengan perkara yang disidangkan. Beberapa saksi tak tahu dengan pasti laporan ditempat pengambilan suara semasing serta cuma memperoleh info dari mass media atau mungkin omongan mulut ke mulut.

Anggota tim kuasa hukum Prabowo-Hatta, Maqdir Ismail, menilai saksi-saksi dari pemohon itu kaget lantaran tak punya kebiasaan dengan kondisi persidangan. Tetapi, ia tak mempersoalkan kecanggungan saksi itu lantaran telah ada bukti tercatat yang bakal disusulkan.

Sementar itu, anggota tim hukum Prabowo-Hatta Alamsyah Hanafiyah, mengaku banyak saksi yg tidak melihat segera peristiwa hingga tak dapat menjawab pertanyaan majelis hakim.

berita kita

About berita kita

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :

Silahkan berkomentar mengenai artikel kami